Empat Oknum TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 40
- comment 0 komentar

Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah (kiri) dan Danpuspom TNI Mayjen Yusri (kanan) (Foto/Dok/Ist)
JAKARTA (tri3news.com) – Markas Besar (Mabes) TNI mengakui empat anggotanya terlibat dalam kasus penyerangan dengan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Keempat prajurit itu telah ditahan di Pomdam Jaya. Namun TNI mengklaim belum mengetahui motifnya.
Danpuspom TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Yusri Nuryanto mengatakan hal itu dalam jumpa pers di Mabes TNI, Rabu (18/03) siang.
“Tadi pagi saya menerima, empat orang yang diduga tersangka melakukan kegiatan penganiayaan terhadap saudara Andri Yunus,” kata Yusri.
Disebutkan empat terduga pelaku itu berinisial NDP, SL, BWH dan ES.
Mereka juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
Ditanya lebih lanjut, Yusri menyebut keempat pelaku itu bermatra AL dan AU. “Dari AL dan AU,” imbuh dia menjawab pertanyaan.
Selanjutnya, Yusri juga menyampaikan 3 dari 4 tersangka berpangkat perwira. Yang tertinggi, lanjut dia, berpangkat kapten.
“Jadi Kapten NDB, Lettu SL, Lettu BHW, Serda ES. Waktu penyidikan kita akan bekerja semaksimal mungkin dengan harapan dapat kita lakukan secepatnya secara profesional,” ujar dia.
Ia mengatakan saat ini para tersangka sudah diamankan. Mereka juga masih didalami oleh Puspom TNI.
“Ini sekarang yang diduga tersangka sedang kita amankan di Pom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan,” ujar dia.
“Kita juga masih dalami apa nih motifnya dari yang diduga pelaku tadi,” imbuhnya.
Keempat prajurit TNI itu sudah diamankan dan ditahan di Pomdam Jaya.
Yusri belum mengumumkan peran dan motif penyiraman air keras terhadap aktivis tersebut.(R1)



Saat ini belum ada komentar