Cegah Gangguan Arus Mudik, Forkopimda Karo Cek Alat Berat Siaga di Jalur Medan – Berastagi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar

Forkopimda Karo meninjau langsung kesiapan satu unit alat berat jenis beko yang disiagakan di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2026 Simpang Doulu, Berastagi, Senin (17/3). (Foto/Dok/Humas Polres Tanah Karo)
KARO (tri3news.com) – Guna mengantisipasi potensi gangguan di jalur mudik dan wisata terus dilakukan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo.
Salah satunya dengan memastikan kesiapan alat berat yang disiagakan untuk menghadapi kemungkinan bencana alam seperti tanah longsor maupun pohon tumbang.
Hal itu terlihat saat Bupati Karo Antonius Ginting bersama Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho meninjau langsung kesiapan satu unit alat berat jenis beko yang disiagakan di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2026 Simpang Doulu, Berastagi, Senin (17/3).
Pengecekan tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan Forkopimda ke sejumlah pos Operasi Ketupat Toba 2026 guna memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung pengamanan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Karo.
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho mengatakan, alat berat tersebut disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi pohon tumbang maupun tanah longsor yang berpotensi menghambat arus lalu lintas, khususnya di jalur wisata Berastagi yang ramai dilalui kendaraan.
“Alat berat ini kita siagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pohon tumbang ataupun tanah longsor yang dapat menghambat arus lalu lintas, terutama di jalur yang ramai dilalui masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, wilayah Kabupaten Karo yang berada di dataran tinggi memiliki potensi bencana alam, terutama saat cuaca ekstrem. Oleh karena itu, kesiapsiagaan sarana pendukung seperti alat berat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat Toba 2026.
Meski demikian, Kapolres berharap keberadaan alat berat tersebut hanya sebagai langkah kesiap siagaan.
“Harapan kita tentu alat ini hanya standby saja. Kita berdoa semoga tidak terjadi bencana seperti longsor ataupun pohon tumbang,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Karo menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan selama periode mudik Lebaran. (R1)



Saat ini belum ada komentar