Terduga Pengguna Ekstasi, Dua Warga Rumah Berastagi Diringkus Satresnarkoba
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar

Satresnarkoba Polres Tanah Karo meringkus dua orang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi berinisial JHP dan DBT di Karaoke Babo,Berastagi, Selasa (10/3/2026)(Foto: Dok/ Humas Polres Karo).
KARO (tri3news.com) – Satresnarkoba Polres Tanah Karo melakukan penggerebekan dan meringkus dua orang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi masing masing berinisial JHP (25) laki – laki dan DBT (19) perempuan di Jalan Jamin Ginting, Desa Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, tepatnya di Karaoke Babo, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho SH SIK MSi melalui Kasat Resnarkoba AKP JH Pardede SH menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari kegiatan penyelidikan yang dilakukan personel Satresnarkoba di wilayah tersebut.
“Petugas melakukan penindakan terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi di salah satu tempat karaoke di Berastagi. Keduanya langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar JH Pardede, Sabtu (14/3/2026) di Mapolres.
Dikatakannya, kedua terduga pelaku yang diamankan masing masing berinisial JHP (25), warga Desa Rumah Berastagi, serta DBT (19) perempuan yang juga berdomisili di wilayah yang sama.
Dijelaskannya, saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 11 butir pil diduga ekstasi dengan dua warna berbeda yang bertuliskan Redbull. Rinciannya, 6 butir pil ekstasi warna biru dengan berat netto 2,66 gram serta 5 butir pil ekstasi warna kuning dengan berat netto 2,21 gram.
Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp700.000, serta dua unit telepon genggam, masing masing merek Poco berwarna kuning dan Infinix berwarna silver.
“Kedua terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, sementara petugas masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” pungkasnya.(R3)



Saat ini belum ada komentar