Pemulihan Bencana di Tiga Provinsi Ditargetkan Selesai Tahun 2029
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar

Menteri PU Dody Hanggodo (tengah) saat diwawancarai awak media di Kelurahan Hutanabolon, Tapteng, Kamis (26/2/2026). (Foto:Dok/Ist)
TAPTENG (tri3news.com) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan pemulihan wilayah terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh dapat diselesaikan pada tahun 2029 mendatang.
“Kalau hitungan kami di tiga provinsi selesai dalam 3-4 tahun,” ucapnya saat mengunjungi lokasi terdampak parah di Tukka, Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (26/2/2026).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, didampingi Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.
Menteri PU mengungkapkan, pihaknya akan mengerjakan normalisasi sungai dimulai dari hulu di semua sungai besar yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Dalam kesempatan ini, Dody meninjau kondisi tanggul sementara di Kelurahan Hutanabolon yang rusak karena tidak kuat menahan debit air dan material kayu yang terbawa banjir berulang yang terjadi pada 11 Februari 2026 lalu.
Kementerian PU akan mempercepat pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka, untuk meminimalisasi banjir dari Sungai Aek Sigalagala dan Aek Harse yang ada di wilayah tersebut.
“Tapi khusus Kecamatan Tukka, Tapteng, terutama yang di sini, saya minta 2026 selesai,” ujarnya.
Diterangkan, rehabilitasi hulu sungai mulai dikerjakan mengingat lereng-lereng gunung yang telah gundul guna mengantisipasi banjir susulan apabila intensitas hujan tinggi.
“Untuk pekerjaan fisik akan dimulai minggu depan,” tegas Menteri PU.
Kendati demikian, lanjutnya, untuk penanganan di kecamatan lainnya yang ada di Tapteng, tetap dikerjakan.
“Jadi tim memang terbagi, yang utama memang di sini (Tukka). Tapi di tempat lain kita kerja di beberapa sungai lain. Cuma fokus utama untuk Sumatera Utara, Tapteng, terutama di sini, karena di sini hujan sedikit langsung banjir,” ucapnya.
Untuk pelebaran dan kedalaman tanggul, Kementerian PU telah merancang membuat desain untuk bisa menampung debit air dari hulu dengan kedalaman tanggul 3 meter dan lebar 50 meter.
Sabodam DAS Aek Tukka / Pandan yang direncanakan dibangun antara lain Sabodam Kelurahan Bona Lumban bentang 50 meter, tinggi 4 meter, volume tampungan 47 ribu meter kubik. Sabodam Kelurahan Hutanabolon bentang 50 meter, tinggi 6 meter, volume tampungan 38 ribu meter kubik.
Selanjutnya, Sabodam Aek Sigala-gala bentang 15 meter, tinggi 5 meter, volume tampungan 20 ribu meter kubik. Sabodam Kelurahan Tukka bentang 50 meter, tinggi 3 meter, volume tampungan 100 ribu meter kubik. (R1)



Saat ini belum ada komentar