Warga Lubuk Ampolu Minta Kasum TNI Bangun Tanggul Sungai
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar

Kasum TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon (tengah) Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso (kanan) saat kunjungan kerja di Lubuk Ampolu, Kamis (26/2/2026). (Foto:Dok/Ist)
TAPTENG (tri3news.com) – Warga Desa Lubuk Ampolu mengajukan permintaan kepada Kepala Staf Umum (Kasum) TNI agar membangun tanggul sungai atas kelambanan yang dirasakan warga terkait progres penanganan bencana oleh pemerintah pusat di Tapanuli Tengah.
“Pak, kami minta dibangunkan tanggul,” teriak seorang warga di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Tapteng, Kamis (26/2/2026).
Suara penyintas bencana tersebut mendapat tanggapan dari Kasum TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon saat kunjungan kerja (kunker) bersama Menteri PUPR Republik Indonesia Dody Hanggodo yang didampingi oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Jenderal Richard mengatakan, kunjungannya kali ketiga ini guna meninjau lapangan untuk menentukan langkah yang tepat.
“Jadi akan ada kolaborasi antara PU dan BNPB,” ucapnya didampingi Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso.
Kasum menyebutkan, fokus utama TNI yakni membangun jembatan bailey yang akan menjadi penghubung antar desa di Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah seperti desa Lubuk Ampolu dan Pagaran Honas yang roboh akibat bencana hidrometeorologi.
“Jadi ada jalan jembatan kayu di sana harus segera dibuat permanen karena nanti untuk pembangunan sabodam di atas hulu sana, dinding-dinding ini, kan ada mobilisasi peralatan,” jelas Kasum.
Jenderal bintang tiga ini mengatakan perbaikan infrastruktur jembatan sangatlah penting guna memulihkan mobililasi aktivitas dan perekonomian warga, mengingat mata pencaharian warga desa sebagai petani karet dan durian. (R1)



Saat ini belum ada komentar