7 Rumah Rusak akibat Bencana Longsor, Pemkab Nisel Diminta Mitigasi Potensi Bencana
- calendar_month Rab, 25 Feb 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar

Rumah warga yang hancur tertimpa material longsor di Desa Hiliofanaluo, Kecamatan Fanayama, Nisel, Selasa (24/2/2026)(foto:Dok/Ist)
NISEL (tri3news.com) – Curah hujan tinggi dalam sebulan terakhir mengakibatkan bencana longsor, sebanyak 7 rumah warga mengalami rusak berat di Desa Hiliofanaluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan (Nisel).
Kepala Desa Hiliofanaluo Felix Jurnalius Gee, Selasa (24/2/2026) menginformasikan akibat cuaca ekstrem terjadi longsor di tujuh titik, hingga menutup akses utama jalan keluar masuk perkampungan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Kades menyampaikan, setelah terjadi bencana longsor, Bupati Nisel Sokhiatulo Laia datang meninjau bersama Kadis PUTR dan pihak terkait lainnya untuk memastikan kondisi terkini dan solusi yang akan dilakukan.
“Saya berterimakasih kepada Bupati yang tanggap dan mendatangkan alat berat untuk membantu menormalisasi dampak longsor,” ucap Kades.
Tim Relawan Tangguh Bencana Desa Hiliofanaluo, Harapan Bawaulu, meminta Pemkab Nisel untuk segera melakukan mitigasi bencana karena besar kemungkinan potensi bencana susulan terjadi.
“Kami melihat tanah beberapa titik sudah retak demikian juga pantai yang hanya berjarak 2 meter dari jalan raya sehingga potensi bencana susulan sudah didepan mata. Kami berharap segera ada penanganan dengan membuat, Bronjong, breakwater drainase dan hunian sementara (Huntara) bagi warga yang rumahnya rusak berat,” harap Bawaulu. (R1)



Saat ini belum ada komentar