MEDAN (tri3news.com) – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan fokus pembangunan pemerintahannya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.
Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi Litbang Kompas di Balai Kota Medan, Kamis (5/11/2026). Ia mengatakan pembangunan kota tidak hanya diukur dari gedung baru, tetapi juga dari kualitas jalan, drainase, trotoar, pelayanan publik, dan bantuan sosial.
Infrastruktur Jadi Investasi Jangka Panjang
Rico menyebut pembangunan Bus Rapid Transit, penataan trotoar, dan drainase yang sedang berlangsung memang menimbulkan dampak sementara, termasuk kemacetan. Namun, ia menilai pembangunan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mendorong kemajuan kota dan menarik lebih banyak investor.
Pelayanan Publik Berbasis Digital
Pemko Medan juga menyiapkan sistem pengaduan warga melalui WhatsApp berbasis kecerdasan buatan. Laporan yang masuk diharapkan dapat terintegrasi secara otomatis dan diteruskan kepada organisasi perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.
Di sektor keuangan, digitalisasi perpajakan dilakukan melalui sistem Qresto yang memisahkan pajak makanan dan minuman dari restoran secara real time untuk masuk ke kas daerah.
Pembenahan Puskesmas
Rico mengatakan pembenahan sektor kesehatan menjadi perhatian lain. Pemko Medan merombak 31 puskesmas, dengan tiga puskesmas dibangun baru dan 28 lainnya direnovasi total.
Sementara itu, Litbang Kompas menyampaikan hasil pengamatan dan pemantauan media sosial terhadap program Pemko Medan. Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Brida Kota Medan Benny Iskandar, dan Kabag Prokopim Setda Kota Medan Arafat Syam. (R3)
