KARO (tri3news.com) – Tiga warga Desa Martelu, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, meninggal dunia setelah disambar petir saat berteduh di sebuah gubuk di areal persawahan Panggung Lama, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Ketiga korban yakni Marsel Sembiring (13), Ruslan Ginting (58), dan Teger Bangun (33). Mereka diketahui berada di lokasi saat hujan deras disertai suara gemuruh petir.
Korban Ditemukan di Gubuk
Ruslan Ginting dan Teger Bangun sehari-hari bekerja sebagai operator traktor sawah. Ketiganya berteduh di sebuah gubuk sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bergerak.
Martina Br Sitepu, istri Ruslan, merasa khawatir karena suaminya belum pulang hingga malam. Ia kemudian meminta keponakannya, Jun Tarigan, menjemput Ruslan ke areal persawahan.
Dievakuasi ke Puskesmas
Jun menemukan ketiga korban tergeletak di dalam gubuk. Ia kemudian kembali ke rumah untuk memberi tahu warga. Masyarakat selanjutnya mengevakuasi ketiga korban ke Puskesmas Lau Baleng sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolsek Lau Baleng AKP A Nainggolan membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan pihak puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban Diserahkan kepada Keluarga
Setelah pemeriksaan, jenazah Ruslan Ginting dan Marsel Sembiring diserahkan kepada keluarga di Desa Martelu. Sementara itu, jenazah Teger Bangun dibawa ke Binjai untuk diserahkan kepada orang tuanya.
Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras disertai petir, terutama saat berada di area terbuka seperti persawahan. (R2)



