R1
DELI SERDANG (tri3news.com) – Polrestabes Medan mengungkap penyimpanan 1.152 unit vape yang diduga mengandung etomidate di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Sebanyak 1.152 unit vape berhasil disita dalam pengungkapan tersebut. Polisi juga menangkap seorang pria berinisial SH (39), sementara seorang pria berinisial AL yang disebut sebagai warga negara Malaysia dan diduga menjadi pemasok masih dalam pengejaran.
Bermula dari 29 Vape di Jok Sepeda Motor
Kasus tersebut terungkap setelah personel Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap SH di Jalan H. Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Jumat malam (16/10/2026).
Saat diperiksa, polisi menemukan 29 unit vape yang diduga mengandung etomidate di dalam jok sepeda motor yang dikendarai SH. Barang tersebut diduga hendak diedarkan.
Dari pemeriksaan terhadap tersangka, polisi kemudian menemukan sebuah anak kunci yang menimbulkan kecurigaan petugas.
Kunci Bawa Polisi ke Bengkel
Petugas melakukan pengembangan hingga menemukan sebuah bengkel sepeda motor di Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan.
Di dalam bengkel tersebut terdapat sebuah kamar yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan vape. Polisi kemudian menemukan 1.123 unit vape tambahan yang disimpan di dalam koper.
Jika digabung dengan 29 unit yang sebelumnya ditemukan dari SH, jumlah keseluruhan barang bukti mencapai 1.152 vape. Lokasi bengkel diduga digunakan sebagai kamuflase agar aktivitas penyimpanan barang tidak mudah diketahui.
Tersangka Disebut Residivis
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan SH bukan pertama kali berhadapan dengan hukum.
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, SH merupakan residivis kasus serupa pada 2021. Polisi kini mendalami kembali jaringan yang digunakan tersangka untuk mendapatkan dan mengedarkan vape tersebut.
Pemasok Warga Malaysia Diburu
Dalam pemeriksaan, SH disebut mendapatkan pasokan dari seseorang berinisial AL, warga negara Malaysia. Polisi menyebut keduanya telah saling mengenal sebelum SH menjalani hukuman sebelumnya.
SH juga disebut sempat bertemu AL di Malaysia sebelum diduga menjalankan kembali bisnis ilegal tersebut di Indonesia. Pasar yang diduga menjadi sasaran peredaran meliputi Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
Hingga kini, polisi masih memburu AL yang disebut berada di Malaysia.
Etomidate Jadi Perhatian Aparat
Etomidate merupakan zat yang dalam praktik medis digunakan sebagai obat anestesi dalam kondisi tertentu dan penggunaannya harus berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Namun, penyalahgunaan zat tersebut melalui produk vape menjadi perhatian karena dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Kasus di Percut Sei Tuan menunjukkan modus peredaran zat berbahaya terus berkembang, termasuk dengan memanfaatkan produk yang secara visual menyerupai vape biasa.
Hal ini membuat konsumen, khususnya kalangan muda, berisiko kesulitan mengenali kandungan berbahaya di dalam produk tersebut.
Polisi Minta Masyarakat Berperan Aktif
Polrestabes Medan meminta masyarakat melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba.
Polisi juga masih mengembangkan kasus untuk mengetahui jalur masuk barang dari Malaysia, pihak lain yang terlibat, serta jaringan distribusi di Medan dan Deli Serdang.
Pengungkapan 1.152 vape tersebut menjadi salah satu kasus yang menonjol karena menunjukkan pergeseran modus peredaran narkotika dari bentuk konvensional menuju produk elektronik yang lebih mudah disamarkan. Penyelidikan terhadap jaringan pemasok dan distribusi masih berlanjut. (R1)
Sumber: Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, ANTARA, iNews Medan, dan MedanBisnisDaily.
